Merancang Denah Rumah Sebelum Membangun


by : Endang Kusman : 20 September 2014

Dari jauh-jauh hari sebelum Anda berniat untuk membangun rumah pasti sudah punya rencana, rumah seperti apa yang akan Anda bangun dengan sejumlah biaya yang sudah Anda sediakan. Rencana bangunan rumah yang akan Anda bangun tentunya dituangkan ke dalam sebuah gambar rencana desain rumah yang Anda buat. Sebelum membuat keseluruhan desain rumah tersebut yang pertama kali Anda lakukan tentunya menyusun tata letak ruangan dengan merancang sebuah denah rumah yang sesuai dengan keinginan atau selera Anda.

merancang denah rumah

Dalam kaitannya dengan merancang denah rumah, tentu saja Anda harus benar-benar teliti, dan matang, jangan sampai ada kesalahan dalam menata ruangan, menentukan jumlah dan ukuran ruangan yang diperlukan, pencahayaan alami dan ventilasi, dll. Jangan lupa menyesuaikan luas bangunan dengan luasan tanah yang Anda miliki, dan sebaiknya menyisakan lahan kosong minimal 40% dari luas tanah. Seandainya luas tanah Anda 100 meter persegi, maka luas bangunan maksimal 60 meter persegi. Menyisakan lahan kosong minimum 40% bukan hanya untuk keperluas kesehatan rumah semata, tetapi merupakan aturan yang harus diikuti sebagai salah satu persyaratan dikabulkannya permohona Surat Injin Mendirikan Bangunan (IMB).

Dalam hal kekurangan lahan oleh karena luas bangunan diperlukan 90 meter persegi, sedangkan luas tanah hanya 100 meter persegi, maka Anda jangan memaksakan diri sehingga Anda membangun 90 meter persegi bangunan dengan hanya menyisakan lahan 10 meter persegi. Sehubungan dengan kasus tersebut artinya Anda kekurangan lahan 30 m2 jika harus menyisakan 40% lahan kosong. Agar rancangan denah rumah Anda tetap bagus dan memenuhi syarat kesehatan dan tata ruang yang baik, maka untuk menutup kekurangan lahan seluas 30 meter persegi, sebaiknya Anda pindahkan ke lantai 2, dan buatlah denah rumah 2 lantai.

Kesalahan dalam merancang sebuah denah rumah akan mengakibatkan kesalahan fatal secara keseluruhan, apalagi seandainya kesalahan tersebut terkoreksi setelah bangunan hampir selesai dibangun. Kesalahan akibat kurang cermatnya merancang denah rumah akan mengakibatkan penyesalan, dan apabila dilakukan perbaikan akan menelan biaya yang tidak sedikit sesuai dengan tingkat kesalahan yang harus diperbaiki.

Oleh sebab itu rancangan denah rumah harus dibuat dengan cermat, teliti dan matang. Kesalahan yang fatal akan berakhir dengan penyesalan dan kekecewaan, yang ujung-ujungnya harus mengeluarkan biaya ekstra untuk perbaikan yang sebenarnya tidak perlu terjadi jika diawal perencanaan denah dilakukan dengan ekstra hati-hati dan cermat.




 

www.softwarerab.com