Tips Membuat Bangunan Rumah Kontrakan atau Rumah Petak


Diposkan : 26 Mei 2014
Oleh : Endang Kusman

Rumah kontrakan/sewa atau rumah petak banyak kita temui di area Perguruan Tinggi Negeri, dan lingkungan kawasan industri. Para penyedia hunian seperti ini adalah merupakan pelaku bisnis properti sekala kecil yang prospeknya bagus.

Orang orang yang menyediakan tempat hunian seperti ini ada yang full bisnis, ada juga yang sekedar memanfaatkan lahan yang memang mereka penduduk asli yang memiliki lahan di areal tersebut. Mereka yang memang tujuannya bisnis, biasanya dalam membuat bangunan rumah sewa/petak dengan direncanakan sebaik-baiknya sehingga memberikan kenyamanan bagi para penghuninya. Tapi kebanyakan tidak demikian, ada saja yang menyediakan tempat hunian dengan asal-asalan tanpa memperhatikan apa yang sebenarnya diinginkan oleh calon pengguna.

Kamar kost, rumah petak, rumah kontrakan sebaiknya didesain sedemikian rupa sehingga dapat memberikan kenyamanan dari berbagai sisi, sbb:

Fasilitas ruangan yang memadai: ukuran ruangan yang tidak terlalu sempit, ada kamar mandi/toilet pada setiap petak. Hindari penggunan fasilitas bersama yang kerapkali mengundang masalah antar penghuni, biasanya kamar mandi/wc, tempat cuci jemur.

Fasilitas air dan listrik yang cukup: Setiap petak sebaiknya dengan meteran listrik masing-masing untuk menghindari kecemburuan pembayaran dan memberikan kebebasan penggunaan sesuai kemampuan masing-masing penghuni. Untuk air, jika rumah petak yang dikelola cukup banyak kita bisa membuat sistem menara air dengan pompa, dan pendistribusiannya menggunakan meter air yang tarifnya dihitung berdasarkan biaya produksi dan perawatan instalasi.

Keamanan: Meliputi keamanan lingkungan dan keamanan bangunan yang kita sediakan. Bangunan yang aman dihuni tentunya harus memenuhi persyaratan kualitas kekuatan konstruksi serta dengan menggunakan bahan material yang baik, seperti bahan-bahan pintu dan jendela yang berkualitas, kunci-kunci, engsel pintu dan jendela yang tidak murahan dan cepat rusak. Setiap batas tembok petak sebaiknya dilangsungkan ke permukaan atap untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan seandainya terjadi kebakaran pada salah satu petak.

Kesehatan: Hal yang sangat penting, kita harus mengupayakan fasilitas kesehatan seperti saluran air limbah/drainase yang baik dan tertutup, sistem pembuangan sampah yang baik, dsb.

Bisnis pada umumnya mengutamakan profit yang besar, tapi jangan lupa bisnis semacam ini harus memperhatikan keinginan dan standarisasi kelayakan hunian.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mendesain rumah kontrakan. Semoga bermanfaat! Berikut adalah contoh desain rumah petak dalam format .pdf.

Apabila Anda memerlukan gambar trsebut silahkan download klik di sini.., caranya nanti..klik menu File=> lalu klik Unduh.




 

www.softwarerab.com