Panduan Menghitung Volume Pekerjaan Pengecatan


Pekerjaan pengecatan meliputi pekerjaan-pekerjaan sebagai berikut :

1. Pengecatan kusen, dengan cat kayu
2. Pengecatan pintu dan jendela, dengan cat kayu
3. Pengecatan plapond 3x, dengan cat tembok Vinilex
4. Pengecatan tembok 3x dengan Cat Vinilex

Untuk menghitung volume pekerjaan di atas diperlukan gambar kusen, gambar pintu, denah, dan gambar irisan/potongan.

Saya di sini tidak akan membahas perhitungan volume pekerjaan untuk 1 rumah, tetapi hanya akan memberikan contoh saja :

Pengecatan Kusen : saya akan memberikan contoh pekerjaan pengecatan sebuah kusen pintuyang ukurannya = 0,8 x 2 M. Yang dihitung adalah luas permukaan kusen yang akan di cat. Rumusnya adalah panjang kayu x keliling penampang kayu. Panjang kayu kusen = 0,8 M + (2 x 2 M) = 4,8 m. Ukuran penampang kayu = 0,06 M x 0,12 M. Keliling penampang = (2 x 0,06) + (2 x 0,12) = =0,36 m. Maka luas permukaan bidang pengecatan = 4,8 x 0,36 = 1,72 M2.

Untuk menghitung volume pekerjaan kusen pintu dalam 1 rumah, Anda tinggal menghitung berapa jumlah kusen pintu, kemudian tinggal mengalikan saja. Selanjutnya hitung permukaan pengecatan kusen jendela, caranya sama saja.

Pengecatan plapond = luas plapond/langit-langit, lihat di sini..

Pengecatan tembok = (luas permukaan dinding) - (luas kusen)

Contoh : luas dinding kamar tidur ukuran 4 x 3 m, tinggi tembok 3,5 m, maka luas pengecatan dinding bagian luar dan dalam = 2 x ( 14 m x 3,5 m) = 98 m2. Untuk menghitung ruangan lainnya gunakan gambar denah.



Kembali ke halaman sebelumnya..




 

www.softwarerab.com