Bisa Menghitung Sendiri Anggaran Biaya Bangun Rumah itu Penting


POST DATE : 01 MEI 2013

Rumah merupakan kebutuhan pokok setiap orang. Setiap orang yang belum memiliki rumah sendiri sangat mendambakan untuk dapat memiliki sebuah rumah idaman. Setiap orang dalam memperoleh atau memiliki sebuah rumah ada banyak cara, ada pemberian orang tua karena orang tuanya mampu dan kaya, ada yang mendapat rumah dari perusahaan atau instansi tempat bekerja sebagai rumah inventaris, ada yang membeli atau membangun sendiri dengan cara mengumpulkan uang melalui tabungan bank atau meminjam uang ke bank dengan angsuran jangka panjang, ada yang melalui kredit kepemilikan rumah (KPR).

Ketika seseorang berniat ingin membangun rumah di atas lahan yang sudah lama dia beli, maka yang pertaa kali harus dilakukan adalah merencanakan bangunan rumah yang akan dibangun sesuai dengan keinginan dan ketersediaan dana yang dimiliki untuk membangun. Setelah membuat rencana bangunan berupa gambar desain, mulai dari denah, tampak, detail dan sebagainya, selanjutnya menentukan kualitas rumah yang akan dibangun. Kualitas rumah bisa digolongkan ke dalam rumah sederhana dan non sederhana. Jenis dan harga bahan-bahan meterial yang akan digunakan sangat menentukan kualitas rumah.

Langkah selanjutnya adalah merencanakan dan menghitung biaya yang diperlukan untuk membangun rumah tersebut. Untuk menghitung biaya yang diperlukan kita harus menghitung volume pekerjaan sesuai dengan ukuran yang ada pada gambar rumah kita, mulai dari menghitung galian pondasi, pasangan pondasi, beton sloof, kolom, ring balok beton, luas lantai, luas dinding, luas plapon, luas atap,dan sebagainya. Untuk mengitung volume dan luas setiap pekerjaan di atas tidaklah begitu sulit asalkan kita dapat menghitung luas dan volume yang pernah kita dapatkan ketika duduk di bangku smp atau smu. Anda tidak perlu seorang lulusan sekolah teknik bangunan kalau hanya sekedar menghitung luas dan volume. Gambar yang diperlukan juga tidak harus gambar yang bagus, kita bisa membuat orat-oret sendiri.

Setelah menghitung luas dan volume maka selanjutnya Anda harus menggunakan alat standard menghitung harga satuan yang disebut analisa harga satuan (AHS). Alat tersebut adalah pedoman menentukan harga satuan setiap pekerjaan yang saya sebutkan di atas. Nah, untuk menggunakan alat ini tidak semua orang bisa, sebab memerlukan pengetahuan bangunan. Untuk Anda lulusan SMK/D3/S1 Bangunan/sipil bukanlah hal yang susah sebab itu bidang Anda. Tetapi bagi orang awam, tentu merupakan hal yang baru dan perlu waktu untuk mempelajarinya.

Bagi Anda yang bukan lulusan SMK/D3/S1 Bangunan/Sipil, saya telah membuatkan cara yang mudah untuk menghitung anggaran biaya membangun/renovasi rumah, yang penting Anda bisa mengoperasikan Excel dan bisa menghitung luas dan volume itu sudah cukup sehingga Anda bisa membuat Anggaran Biaya Bangunan untuk rumah Anda. Dengan begitu Anda akan dapat mengetahui biaya dan bahan material dengan tepat untuk bangunan rumah Anda.

Bisa menghitung sendiri anggaran biaya bangun rumah itu penting, sebab rumah merupakan kebutuhan setiap orang. Cara mudah dimaksud adalah dengan menggunakan aplikasi sederhana menggunakan program Excel yang saya beri nama "Software RAB". Penjelasan selengkapnya bisa Anda lihat di halaman depan website ini.. silahkan klik di sini.. Semoga informasi ini dapat membantu Anda.




 

www.softwarerab.com